Goodbye

3dhocn1

Cast : Lee Donghae, Shin Seungrin, Kris Wu

Genre : Romance

Length : Oneshoot

“Lee Donghae…Aku mohon hentikan”ujar Seungrin dengan suara parau berusaha mengenyahkan kecupan Donghae di bahunya.Donghae sama sekali tak menggubris ucapan gadis itu,bukan karena ia tidak bisa mendengar, hanya saja ia tidak ingin kehilangan Seungrin.Donghae masih mencumbu bahu Seungrin yang terbuka, tangannya mencenkram kedua tangan Seungrin agar tidak bergerak.Pikirannya kacau,ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan untuk meyakinkah gadis ini.Kalau ia tidak ingin kehilanganya,kalau ia tidak bisa bernafas dengan tenang kalau tidak ada gadis ini di sisinya.

Seungrin masih berusaha dengan sekuat tenaga melepaskan dirinya dari dekapan Donghae.Ia tahu kalau ini adalah salah.Perbuatan yang benar-benar salah,ini adalah dosa besar yang tidak akan pernah dimaafkan.Tetapi ia juga tidak  isa membohongi perasaanya kalau ia membutuhkan Donghae di hidupnya.Bahwa ia juga menginginkan Donghae.

Donghae menaikan wajahnya kembali mencium bibir merah Seungrin yang baru saja dioles lipstik.Seungrin berusaha menghindar tetapi pria itu memegang wajahnya hingga ia tidak dapat menghindar lagi.Donghae terus mencium bibir Seungrin dengan kasar,merasakan hangatnya bibir gadis itu dipermukaan bibirnya.Seungrin mencengkram dengan erat jas Donghae meyakinkan dirinya sendiri untuk tidak membalas ciuman pria itu.Ia sudah bertekad untuk mengakhiri hubungan terlarang ini.

“Lee…Donghae sadarlah”Seungrin terus menyadarkan Donghae agar menghentikan semua ini.Tetapi pria itu hanya menganggap perkataanya hanya angin lalu saja.Seungrin merasakan badanya lemas akibat sentuhan Donghae yang bertubi-tubi.Ia sudah tak kuat lagi untuk berdiri,bahkan untuk melepaskan diri dari Donghae pun ia sudah kehabisan tenaga.Donghae yang menyadari kalau gadis itu dalam keadaan yang tidak baik-baik saja menjauhkan wajahnya beberapa senti menatap Seungrin yang memejamkan matanya.Donghae mengakat tanganya mengelap keringat di dahi gadis itu.Melihat wajah gadis ini membuat ulu hatinya sakit,ia merasakan pedih yang amat sangat.Dadanya sesak setiap kali membayangkan wajah Seungrin.Membuatnya serasa ingin mati.

Seungrin membuka matanya,dan melihat kalau cengkraman tangannya mengondor tanpa membuang waktu lagi Seungrin mengentakan tangannya dan mendorong tubuh Donghae agar menjauh darinya.Seungrin melayangkan sebuah tamparan yang sangat keras di pipi Donghae.Nafasnya terngah-ngah akbiat ciuman panjang mereka.

“Brengksek kau Lee Donghae”umpat Seungrin masih dengan nafasnya yang tidak beraturan.Ia hanya menatap Donghae tajam yang menundukan kepalanya sambil memagangi pipinya yang merah.

Hari ini adalah hari pertuangan Seungrin dengan Kris yang merupakan sahabatnya sejak kecil.Mereka sudah dijodohkan sejak lama.Dan mereka mengetahui hal itu sejak mereka masuk sekolah Dasar.Dan mereka baru resmi pacaran ketika lulus sekolah.Kira-kira sudah hampri 7 tahun mereka menjadi sepasang kekasih dan hari ini adalah hari pertunangan mereka dan 2 bulan lagi mereka akan melangsukan pernikahan.

Seungrin menerima perjodohan ini bukan karena dipaksa tetapi ini sudah menjadi keputusannya sendiri.Kris adalah pria baik,tidak ada alasan untuk menolaknya.Dan ia juga nyaman berada di samping pria itu.Ia sangat mencintai Kris lebih dari apapun.Seungrin tidak tahu apa yang akan ia lakukan tanpa Kris di sisinya.

Dan pria di hadapanya sekarang adalah cobaan untuk dirinya sendiri.Pria yang baru 1 tahun yang lalu ia kenal.Lee Donghae pemilik ITE Corp pria terlihat dingin dan juga angkuh entah kenapa bisa terlibat cinta segitiga seperti ini.Mulanya hubungan mereka tidak terlalu baik tetapi entah kenapa perasaan itu tumbuh dengan  sendirinya tanpa bisa mereka berdua hindari yang justru menjadi bomerang untuk mereka.

Donghae mengangkat wajah balas menatap wajah Seungrin.Bibir gadis itu merah akibat ulahnya.Rambut gadis itu yang mulanya rapi sekarang terlihat berantakan.

“Bukankah aku sudah mengatakannya padamu agar kau berhenti”ucap Seungrin dingin.Donghae tersenyum meremehkan maju selangkah mendekati gadis ini.Seungrin mundur satu langkah melihat tatapan Donghae yang mengkhwatirkan.

“Sadarlah…Aku gadis yang akan menikah”Donghae menghentikan langkah,memejamkan matanya ketika mendengar ucapan gadis itu.Bisakah gadis itu tak mengucapkan kalimat yang paling yang ia benci.Donghae membuka matanya lalu mendorong tubuh Seungrin hingga terbentur ke tempok tangannya mencengkram bahu Seungrin dan menatap gadis itu yang balas menatapnya seakan tidak takut dengan tatapan mengerikan Donghae.

“Aku tidak peduli”ujar Donghae dingin dengah wajah yang sangat dekat dengan Seungrin.Seungrin dapat merasakan bahwa ucapan Donghae bukanlah main-main tetapi ia akan segera mengakhiri semuanya.

“Apa kau bodoh?Berhentilah mengejarku”bentak Seungrin.Donghae hanya tersenyum masam menempelkan keningnya di kening Seungrin.Matanya menatap mata indah gadis itu.Mata yang begitu ia sukai,mata yang sangat mirip dengan mata ibunya.Ia selalu nyaman ketika Seungrin menatapnya degan lembut.

“Kau benar…aku memang bodoh bahkan sekarang aku merasa aku sudah gila…karenamu Shin Seungrin”Seungrin terdiam mencengkram gaunya dengan kuat agar tidak goyah hanya karena ucapan manis Donghae.Ia sama sekali tak menyalahkan Donghae,ini adalah salahnya karena ia juga terlarut dalam kisah cinta ini.Seandainya ia bisa mengontrol hatinya tidak mungkin ini semua akan berlanjut.Ia tidak tegas pada perasaannya sendiri,ia membutuhkan Donghae tetapi ia mencintai Kris.Bisa lihat perbedaanya?

“Lee Donghae…Aku mohon hentikan”kali ini suara Seungrin melunak.Ia tahu bagaimana perasaan Donghae sekarang sama seperti perasaanya.Tapi Seungrin masih bisa mengontrol dirinya sendiri tidak seperti Donghae yang mudah sekali meledak-ledak.

“Menghentikanya?Aku bahkan nyaris sekarat karena dirimu?Dan sekarang kau menyuruhku untuk berhenti”Donghae terlihat benar-benar frustasi.Seungrin menghela nafas memegang wajah Donghae yang terlihat kusut.Gadis itu mengusap pipi Donghae dengan tanganya lalu melepaskan tanganya dari wajah Donghae.

“Keluarlah…Mereka pasti bingung karena aku tidak keluar kamar dari tadi”Seungrin berjalan melati Donghae berdiri di meja riasnya kembali memasang lipstiknya dan merapikan rambutnya.Setelah selesai Seungrin hanya menatap punggung Donghae yang tak bergerak dari sana.

“Aku akan keluar duluan”

“Shin Seungrin…aku tidak akan pernah menyerah untukmu”

Seungrin menghela nafas pendek“Dan aku juga tidak akan pernah meninggalkan Kris”

***

Pesta berlangsung dengan tenang,pertuangan antara Sungrin dengan Kris telah selasai dan sekarang para tamu sedang mengucapkan selamat untuk mereka.Seungrin dan Kris terlihat serasi.Seungrin tampak sangat cantik dengan long Dressnya yang berwarna merah dengan bagian bahunya yang terbuka sedangkan Kris mengunakan setelan jas berwarna hitam dengan kemeja putihnya.Mereka berdua tampak bahagia,setiap orang yang melihat mereka akan sangat iri dengan pasangan ini.

Tidak dengan Donghae,ia hanya bisa memandang sendu kedua pasangan itu dari jauh.Membayangkan seandainya kalau saat ini Kris adalah dirinya.Bersandingan dengan gadis itu dan mendapatkan ucapan selamat dari banyak orang.Donghae mencengkram dengan erat gelasnya sekan-akan ia ingin memecahkan gelas itu dengan tangannya.Perasaanya sekarang campur aduk antara kesal,sedih,dan cemburu.Donghae melatakan gelasnya di atas meja lalu pergi meninggalkan pesta.Ia tidak tahu apa yang akan terjadi padanya kalau ia terlalu lama berada disini.

Shin Seungrin gadis yang membuat hidupya berubah.Gadis yang sudah ia jadikan bagian paling penting hidupnya.Gadis yang sekarang menjadi alasannya untuk tetap hidup.Gadis yang menjadi paru-paru untuk hidupnya.Dan sekarang semua itu akan berkahir.Hubungan terlarang mereka telah berakhir dan Donghae sudah tahu kalau akhir dari hubungan mereka akan semenyakitkan ini.

“Kau lihat apa cantik?”Raena tersentak ketika seseorang mencium pipinya dari belakang.Gadis itu menolehkan kelapanya ke belakang dan menemukan Kyuhyun yang sedang menyeringan padanya.

“Keparat kau”Dengus Raena tak menoleh, matanya berusaha mencari keberadaan Donghae yang sudah hilang ditelan oleh keramain tamu.Raena menghela nafas melirik Kyuhyun dengan tajam.Hanya Raena yang mengetahui hubungan terlarang Donghae dan Seungrin.Raena iba dengan mereka.Ia tahu betapa Donghae mencintai Seungrin dan ia juga mengerti bagaimana perasaan Seungrin pada Donghae.Tetapi tetap saja mereka berdua tidak bisa melupakan Kris yang menajdi korban dari cinta terlarang ini.

“Hey…Apa begini cara bicaramu pada kekasihmu?”Raena memutar bola matanya.Kalau saja pria ini bukan kekasihnya ia pasti sudah menendang pria ini keluar dari pesta ini.Tetapi sayangnya,pria ini adalah hal yang paling penting untuknya.

“Kyuhyun-ah!Apa yang akan kau lakukan jika aku berselingkuh di belakangmu?Dan aku sangat mencintai selingkuhanku itu?”tanya Raena polos memandang wajah Kyuhyun yang tampak bingung dengan pertanyaan Raena.

“Aku akan membunuhmu kalau kau melakukan itu…Dan aku juga akan membunuh pria itu dan setelah itu akan menyusul kalian berdua di neraka dan tidaka akan pernah membiarkan kalian berdua bersama baik di dunia maupun di neraka.Tapi…Kenapa kau menanyakan hal yang tidak masuk akal seperti ini?Hei…Shin Raena jangan bilang kalau sekarang kau sedang berselingkuh di belakangku”delik Kyuhyun menatap Raena curiga.

“Simpan saja ijiminasimu itu untuk dirimu sendiri Tuan Cho”

Benar yang dikatakan Kyuhyun.Kris akan membunuh Seungrin kalau ia tahu kalau selama ini gadis yang sangat ia cintai berselingkuh di belakangnya dan lebih parahnya lagi ia juga akan membunuh Donghae.Kris adalah orang yang tersakiti disini dan Donghae adalah orang yang paling malang dalam kisa cinta ini.Tidak ada yang dapat dibenarkan dengan semua ini.Mereka tidak bisa menyalahkan cinta karena cinta tidak pernah salah.Ini salah mereka karena tidak bisa mejaga cinta masing-masing

***

“Bagaimana menurutmu kalau yang ini?”tanya Seungrin pada Kris yang berada disebalahnya seraya menunjuk sebauh gaun cantik berwarna putih dengan punggung yang tebuka serta payet-payet rumit di bagian dadanya.Kris tersenyum memandang wajah Seungrin yang tengah tersenyum meminta pendapatnya

“Seorang Desainer terkenal meminta pendapat seorang pengusaha mengenai fashion?”ejek Kris menempelkan dahinya ke dahi Seungrin.Seungrin tersenyum mengalungkan tanganya di leher Kris.

“Aku akan memakai pakaian apapun yang disukai oleh lelaki yang akan menjadi suamiku”Kris tersenyum menarik pinggang ramping Seungrin agar lebih dekat dengannya.Dahinya masih ia tempelkan di dahi Seungrin bahkan hidung mereka berdua sudah bertemu karena jarak wajah mereka yang terlalu dekat.

“Kau tahu betapa aku sangat mencintaimu…Shin Seungrin?”Seungrin menganggukan kelapanya sambil tersenyum”jadi jangan berpikiran untuk meninggalkanku demi pria lain…karena itu akan sangat menyakitkanku…Seungrin-ah!”Seungrin tertegun mendengar ucapan Kris.Bahkan ia tak menyadari kalau bibir Kris saat ini tengah mengecup bibirnya.Ucapan Kris tadi membuat jantungnya berdetak tak normal.Pikirannya melayang entah kemana.Tangannya gemetar karena rasa takutnya yang amat sangat.Kris masih memejamkan matanya mengecup bibir merah Seungrin tangannya memegang wajah Seungrin memperdalam ciumananya.

Kris menjauhkan wajahnya dan mengernyitkan ketika melihat wajah Seungrin yang berubah pucat.Pandangan gadis itu kosongnya entak memikirkan apa.Kris mengeusap pipi Seungrin dengan lembut,menyingkirkan anak rambut gadis itu yang menutupi wajahnya.

“Kau kenapa?Kenapa wajahmu pucat?Apa kau sakit?”tanya Kris bertubi-tubi.Ia sangat khwatir melihat wajah Seungrin tang riba-tiba pucat.Ia sangat menyayangi Seungrin,sejak dulu sejak mereka masih kanak-kanak.Ia sudah bertekad untuk melindungi gadis itu apapun yang akan terjadi karena baginya Seungrin adalah segala-galana untuknya.

“Aku tidak apa-apa”ucap Seungrin menggelengkan kepalanya lalu memeluk tubuh Kris membenamkan wajahnya di dada bidang pria itu.Merasakan nyaman ketika berada di pelukan Kris.Kris membalas pelukan Seungrin menempelkan pipinya di rambut Seungrin.

“Kris…Percayalah!Aku tidak akan pernah meninggalkanmu!Tidak akan pernah”

***

Seungrin melangkahkan kakinya dengan lemas,saat ini ia sedang berada di parkiran.Pikirannya masih terpusat pada ucapan Kris tadi.Apa mungkin Kris mengetahui hubungannya dengan Donghae?Seungrin menggelengkan kepalanya.Tidak mungkin Kris tahu,kalau Kris tahu sudah dipastikan Kris sudah membunuhnya dan Donghae.Lagipula hubungannya dengan Donghae telah berakhir.Dan ia juga sudah berjanji pada Kris tidak akan pernah meninggalakn Kris apapun yang terjadi.

Seungrin merasakan lututnya lemas ketika melihat Donghae yang sedang menyender d kap mobil miliknya.Seungrin mundur selangkah,ia tidak ingin bertemu dengan Donghae.Kalau ia bertemu dengan Donghae ia pasti akan menjadi lemah.Seungrin memutar badanya berjalan dengan langkah yang cepat menghindar dari Donghae tetapi pria itu berhasil mengejarkan dan menarik tangan Seungrin.

Seungrin berusaha melepaskan tangannya yang dicengkram erat oleh Donghae.Dengan sekuat tenaganya tetapi itu sama sekali tak berhasil.Ia bahkan memukul tubuh Donghae dengan tas milik Donghae tetapi itu sama sekali tak berhasli justru Donghae menariknya ke dalam dekapan pria itu.Memelukanya dengan erat hingga Seungrin merasakan tubuhnya akan remuk karena pelukan Donghae.

“Lee Donghae…Aku tidak bisa bernafas”ucap Seungrin susah payah.Donghae tidak mempedulikan ucapan Seungrin.Ia masih memeluk Seungrin dengan erat tak ingin melepaskannya sama sekali.Dengan sekaut tenaga Seungrin mendorong tubuh Donghae hingga Donghae sedikit terdorong kebelakang.

“Aku bilang aku tidak bisa bernafas”teriak Seungrin berusaha menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.

“Ayo…kita bicara”Donghae kembali menarik tangan Seungrin tetapi gadis itu melepaskannya.”Tidak ada yang perlu kita bicarakan Lee Donghae…Kita sudah berakhir”tegas Seungrin menatap Donghae.

“Apa sebegitu tidak inginnya kau bicara denganku?Apa aku tidak ada artinya lagi untukmu?Apa kau pikir semudah itu mencampkan…Shin Seungrin?”ucap Donghae meninggikan suaranya menatap Seungrin dengan tajam.

“Apa kau tidak tahu betapa aku mencintaimu?Apa kau tahu betapa tersiksanya aku melihatmu akan menikah dengan pria lain?Ha?Apa kau tahu bagaiamana rasanya Shin Seungrin?”

“Maafkan aku”Gumam Seungrin pelan menundukan wajahnya dikepalkannya tangannya berusah menguatkan dirinya sendiri”Tapi…aku …Aku tidak akan pernah meninggalakan Kris!Tidak akan pernah! aku akan selalu berada di samping Kris!Apapun yang terjadi aku akan berada disisinya!Disisi Kris.Aku tidak bisa meninggalkannya untukmu”Seungrin merasakan cairan hangat keluar dari matanya tetapi dengan cepat ia menghapusnya.

“Jadi berhentilah…karena aku tidak akan pernha mengubah keputusanku!Tidak akan pernah”

***

“Bagaimana hubunganmu dengan Kyuhyun?”tanya Seungrin menatap Raena penasaran.Saat ini mereka sedang berada di sebuah Cafe yang biasa mereka kunjungi kalau ingin bertemu.Tempat pertama kali ia beremu dengan Donghae.

“Jangan berlagak bodoh Shin Seungrin!Kau sudah tahu kan kenapa aku mengajakmu bertemu?”ucap Raena dingin menatap Seungrin tepat dimatanya.Seungrin terdiam memadang Raena.Benar,ia tahu alasan Raena mengajaknya bertemu.Ia tidak berlagak bodoh,ia hanya ingin menghindari pembicaraan mengenai pria itu.Sudah seminggu lebih ia tidak pernah mendengar kabarnya lagi.Walaupun Seungrin sangat merindukannya tetapi ia tidak ingin terlarut oleh perasaanya sendiri dan menyakiti Kris yang tidak bersalah.

“Sebenarnya aku tidak ingin ikut campur dalam kisa cinta segitiga kalian.Tetapi karena Donghae adalah temanku dan ia sekarat karena dirimu!Aku merasa iba padanya”Seungrin berharap kalau sekrang ia tuli dan tidak bisa mendengar apapun yang diucapakan Raena sekarang mengenai Donghae yang justru akan membuatnya goyah.

“Kau tahu bagaimana keadaan Donghae sekarang?”tanya Raena,Seungrin menundukan wajahnya dalam-dalam.

“Di kacau Shin Seungrin!Aku tidak pernah melihatnya seperti ini sebelumnya,Donghae adalah pria yang dingin dan tidak tertarik terlibat dalam kisah cinta yang memusingkan.Tapi…sejak bertemu denganmu…ia berubah.Ia lebih sering tersenyum dan itu karenamu”

“Hentikan!”desis Seungrin mencekram erat dressnya.Saat ini ia sedang berusaha meyakinkan hatinya kalau ia tidak akan goyah.Kalau ia tidak akan memrubah keputusannya.

“Hantikan?Cih…kau menyuruhku berhenti setelah apa yang kau lakukan pada Donghae?”bentak Raena meninggikan suaranya.Sehingga perhatian para pengunujung tertuju pada mereka.Raena sama sekali tak memperdulikan tatapan pengunjung pada malah ia kembali melanjutkan perkataannya

“Benar!Semua ini berasal dariku!Aku yang mengenalkan Donghae padamu,jadi semua ini salahku”Raena menarik nafas sejak”Tapi…jangan sakiti dia seperti ini Seungrin-ah!”Kali ini suara Raena melembut.Gadis itu menatap Seungrin dengan wajah yang memelas”Temui dia dan selesaikanlah semuanya”Raena bangkit dari tempat duduknya meninggalkan Seungrin yang masih terdiam di tempat duduknya.

***

Seungrin memejamkan matanya ketika berada tepat di pintu Apartemen Donghae.Hari sudah menunjukan pukul 23.40,ia sengaja berkunjung larut malam agar tidak ada yang melihatnya datang kesini.Ia datang kesini bukan untuk merubah keputusannya,keputusannya tetap sama.Ia tidak akan meninggalkan Kris.Ia datang kesini ingin mengkahiri ini secara pasti.

Seungrin membuka matanya ketika menghembuskan nafasnya dengan tenang.Gadis itu menakan beberap digit angka hingga pintu Apartemen itu terbuka.Pria ini sama sekali tak merubah passwordnya,yaitu hari ulang tahun Seungrin.Dilangkahkannya kakinya memasuki Apartemen Donghae yang terlihat kacau.

Donghae adalah orang yang sangat mencintai kerapaian dan kebersihan jadi bisa diyakinkan orang yang mengenal Lee Donghae tidak akan percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.Apartemen ini terlihat seperti habis terkena gempa bumi.Buku-buku berserakan disini,botol-botol Bir,serta makanan-makanan cepat saji masih ada di atas meja.Seungrin menganga tak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.

“Shin Seungrin?”Seungrin mendongakan kepalanya dan melihat Donghae yang menatapnya datar.Penampilan pria itu tampak kacau.Rambutnya acak-acakan,mukanya terlihat kusam,ada lingkar mata disekitar mata pria itu.Intinya pria itu terlihat seperti bukan Donghae sekali.

“Boleh aku bertamu ke rumahmu?”Donghae menganggukan kepalanya tak yakin.Walaupun ia tidak bisa menembak tujuan dan maksud gadis ini datang ke rumahnya.

Seungrin melangkahkan kakinya menuju jendela kaca besar.Ia selalu suka ketika berdiri disini.Ini adalah tempat favoritnya.Donghae memberikan sebotol Cola paa Seungrin yang sedang memandang hamparan kota Seoul nan cantik saat malam hari.

“Aku merindukan ketika aku berdiri disini!Bisa aku jual Apartemenmu untukku…Lee Donghae?”tanya Seungrin bercanda.Donghae tersenyum tipis mendengar ucapan Seungrin”akut tidak akan menjual seseatu yang menjadi miliku”Ucap Donghae dan Seungrin secara bersamaan.Seungrin sangat hapal dengan jawaban Donghae masih sama seperti dulu.Donghae dan Seungrin saling berpandangan lalu mereka berdua tertawa.

Seungrin menatap wajah Donghae yang tengah tertawa yang denga lepas.Ia sangat merindukan tawa itu.Seungrin berhenti tertawa ia malah sibuk memperhatikan wajah Donghae yang tengah tertawa,entah kenapa beban yang di hatinya seketika hilang tawa Donghae.Ia marasakan perasaan bersalahnya pada Donghae hilang seketika.

Donghae yang menyadari kalau Seungrin sudah berhenti tertawa ia terdiam menatap wajah Seungrin yang kini tengah menatapnya.Mereka berdua saling berpandangan melepaskan rindu hanya dengan saling menatap.Donghae melepaskan minuman colanya menarik tubuh Seungrin mendekat tan mencium bibir gadis itu dengan lembut.Seungrin sama sekali tak menolak,gadis itu juga melepaskan minuman colanya hingga terdengar bunyi nyaring di lantai.Tangan Seungrin berada di leher Donghae.Ia tahu kalau ia baru saja mengingkari janjinya.Tetapi untuk malam ini saja,biarkan ia bersama Donghae.Biarkan ia berada di sisinya pria ini sebelum besok dan ia akan menjadi milik orang lain.

Besok  adalah hari pernikahannya,dan ini mungkin sulit dipercaya seorang pengantin wanita berciuman dengan pria lain tepat satu hari sebelum pernikahnya.Tetapi Seungrin sama sekali tak memikirkannya.

Seungrin meremas rambut Donghae ketika Donghae memperdalam ciuman mereka.Bibir Donghae melumat bibir Seungrin dengan rakus tangannya bergerak di punggung gadis itu.Entah menyadarinya atau tidak mereka terus bergeser mendekati sofa dan Donghae menghempaskan tubuh Seungrin di atas sofa dan ia berada di atasnya tanpa melepas ciuman mereka.

Ciuman Donghae turun ke leher jenjang Seungrin lalu dibahu gadis itu.Aksi Donghae terhenti ketika mendengar lonceng jam ang berbunyi yang menunjukan waktu sudah tengah malam.Donghae menjauhkan wajahnya dari Seungrin menatap gadis itu yang menatapnya.

“Happy Brithday Shin Seungrin”Seungrin mengernyit,ia tidak ingat kalau hari ini adalah gari ulang tahunnya.”Apa hari ini aku ulang tahun?”Donghae menganggukan kepalanya menatap Seungrin dengan lembut.

“Aku senang karena aku adalah orang pertama yang mengucapakan selamat ulang tahunmu padamu”Donghae kembali tersenyum mendekatkan wajahnya mencium kening Seungrin lalu mata sebelah kiri gadis itu lalu sebelah kanannya lalu mencium hidung Seungrin dan yang terakhir bibir Seungrin.

“Lee Donghae…sebenarnya aku datang kesini b-“

“Aku tahu”potong Donghae”aku tahu…jadi kau tidak usah meneruskannya!Aku sudah merelakanmu!Aku tidak kan menganggu hidupmu lagi,tetapi biarkan untuk malam ini kau menjad  miliku!Menjadi milik Lee Donghae”Seungrin tersenyum menatap wajah Donghae”Aku  mencintaimu…Lee Donghae”Seungrin mencium bibir Donghae kilat.Donghae ikut tersenyum”Aku juga mencintaimu…Shin Seungrin”Donghae memeluk tubuh Seungrin yang berada di bawahnya.Menikmati saat-saat terkahir dirinya bersama dengan Seungrin karena sesudah ini ia kan pergi jauh dari gadis ini.Pergi sejauh-jauhnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s