Drabble{Good Morning}

Gambar

 

Cahaya matahari masuk menembus jendela kaca sebuah kamar mewah yang berwarna grey.Hawa dingin pagi yang menembus kulit membuat gadis itu menarik selimutnya ke atas mencari sebuah kehangatan, tangannya terjulur ke samping mencari keberadaan suaminya tetapi yang dirasakannya hanya sebuah selimut bergulung-gulung.Gadis itu mengernyit,dengan enggan dibuka matanya menolehkan kepalanya ke samping dan tak menemukan suaminya.Setahunya ini adalah hari minggu dan mereka berdua telah sepakat tidak ada kerja di hari minggu.Seharusnya pria ini tetap berada di tempat tidur sampai siang hari.Gadis itu sedikit mengerang,sejujurnya ia masih ingin berada di tempat tidur.Tetapi karena rasa penasarannya yang tinggi.Dengan terpaksa ia bangun dari ranjangnya nan empuk.

Dengan rambut yang masih acak-acakan dan disertai dengan wajah yang masih mengantuk,disibakannya selimutnya dan menginjakan kakinya di lantai marmer merasakan sensasi dingin di telapak kakinya.Dibukanya pintu kamarnya melangkahkan kakinya menuruni tangga,seharusnya ia menyarankan pada suaminya agar tinggal di sebuah Apartemen saja daripada tinggal rumah besar ini dan hanya mereka berdua yang menempatinya.

Langkah kakinya berhenti di kolam renang,memperkirakan tempat yang mungkin dikunjungi oleh pria itu tetapi yang dilihatnya hanyalah air kolom yang tenang dan sepi.Gadis itu menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal sama sekali.Ia pikir pria itu akan berenang karena berenang adalah salah satu olahraga favoritnya.

Gadis itu memutar badanya berjalan ke arah kanan menuju taman,mugnkin saja pria itu sedang berjalan-jalan di taman.Karena taman adalah tempat favoritnya,kakinya yang masih telanjang menyusuri taman yang ditumbuhi oleh bunga-bunga yang ditamani oleh ibu suaminya,ini adalah alasan pria itu menyukai taman ini.Karena hampir seluruh tanaman di rumah ini adalah hasil dari tangan ibunya.Satu tahun yang lalu ibunya meninggal dunia,setelah pemakaman ibunya pria itu pergi entah kemana.Tidak ada yang tahu dimana keberdaan pria itu.Bahkan ia sudah mencari ke tempat yang mungkin di datangi oleh pria itu tetapi hasilnya nol besar.Ia sudah sangat putus asa,ketika ia berdiri di balkon kamar pria itu ia menemukan pria itu tengah duduk di kursi taman sambil menundukan kepalanya.Kebetulan kamar pria itu langsung berhadapan ke arah taman sehingga seluruh wilayah taman terlihat dari atas sana.

Gadis itu menolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri mencari keberadaan suaminya.Gadis itu dapat merasakan rumput-rumput liar yang menusuk telapak kakinya serta cahaya matahari langsung yang menghantam wajahnya.Tetapi ia sama sekali tidak peduli dengan hal itu,ia adalah jenis orang yang mudah penasaran.Jadi kalau sebelum ia berhasil menemukan suaminya ia tidak akan berhenti.

Seorang pria dengan pakaian santai yang memandang gadis itu geli, sebenarnya tadi ia sedang membuat  sarapan untuk gadis itu tetapi ketika masuk ke dalam kamar ia sama sekali tak menemukan keberadaan gadis itu dikamarnya.Ketika ia berdiri di balkon ia mendapati gadis itu tengah berada di taman tanpa membuang waktu ia mengambil kamera dan mefotonya.Gadis itu terlihat cantik ketika cahaya matahari yang menampar wajahnya membuat wajah gadis itu berkilau.Diambilnya kamera membidik gambar gadis itu sekali lagi.

Kyuhyun mengangkat sudut bibirnya membentuk suatu senyuman melihat hasil fotonya.Dari dulu ia memang suka memfoto gadis itu diam-diam dan gadis itu sama sekali tak pernah tahu kebiasaanya itu,bahkan setelah mereka menikah.Pria itu memperhatikan gadis itu yang tengah berjalan di atas rumput tanpa alas kaki.Gadis itu hanya menggunakan hot pants serta kaos hitam lengan pendek.Gadis yang telah berhasil membuat hari-harinya lebih berharga.

Ia tidak akan pernah bosan melihat wajah gadis itu karena percayalah ketika kau jatuh cinta pada seseorang kau tidak akan pernah mengenal kata bosan.Kau tidak akan pernah bosan  melihatnya membuka mata di pagi hari.Dan mengucapkan selamat pagi padanya.

“Yak!Cho Kyuhyun!”Pria yang dipanggil Cho Kyuhyun itu mengangkat wajahnya mengalihkan pandanganya dari kameranya dan melihat seorang gadis yang sedang berkacak pinggang sambil memberikan tatapan membunuh padanya.

“Selamat Pagi…Raena-ya!”seru pria itu santai memberiakan senyuman manisnya pada gadis itu yang ia yakini tidak akan pernah ada pengaruhnya untuk gadis yang bernama Shin Raena.

“Kau menjijikan!Kau tahu kalau aku sedang mencarimu dari tadi kan?Tetapi kenapa kau hanya diam disana dan tidak memanggilku?”

“Jadi kau menyalahkanku?”tanya Kyuhyun polos.Raena memutar bola matanya mendengar pertanyaan bodoh pria itu.

“Aku mencarimu dari tadi!Bodoh!”Gadis ini sama sekali tidak pernah berubah.Bahkan setelah 5 bulan pernikahan mereka.Gadis ini tidak pernah memanggilanya dengan embel-embel ‘sayang’ yang menurut gadis itu adalah hal yang sangat menjijikan untuk dilakukan.

“Kau tidak perlu mencariku Raena-ya!Karena aku tidak akan pernah lari darimu”Raena menggigit bibir bawahnya menahan debaran jantungnya menggila.Oh…Ayolah dia bukan anak remaja lagi yang harus merasakan hal seperti ini.

“Aku selalu memperhatikanmu”

“Brengsek!Dia mulai lagi!Berhentilah membuat jantungku berdebat brengsek!”batin Raena

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s