[EXO Series] Home

Written by Dvirginanda

 

“aku merindukanmu”

Kris sukses membeku ketika mendengar dua kata itu.

Rindu ?

Ini sangat berbanding jauh dari persepsinya. Dikiranya setelah ia kembali dari ‘acara melarikan diri’, gadis itu akan menyambut kepulangannya dengan umpatan atau pukulan anarkis. Buruknya lagi, gadis itu bisa saja meminta putus setelah ia tinggalkan selama lima bulan penuh tanpa kabar. Kris bahkan sempat berpikir kalau ketika ia kembali nanti, gadis itu sudah memiliki pria lain.

Tapi ternyata dia salah, kepulangannya terasa lebih manis dari yang ia bayangkan. Pelukan gadis itu dilehernya membuat kehidupan kusamnya belakangan ini jauh lebih berwarna pun menegaskan kalau gadis itu, Shin Seungrin masih menjadi miliknya.

Tak ada yang berbicara setelah gadis itu mengungkapkan perasannya. Keduanya hanya diam. Sengaja mengulur waktu untuk sekedar melepas rindu.

Kris menggapai tangan Seungrin yang mengalung dilehernya, membuat kening gadis itu berkerut bingung. Ada kesan kecewa yang ditangkap Kris dari Seungrin ketika ia menurunkan tangan gadis itu dari lehernya.

Seungrin memandangnya seolah meminta penjelasan lebih, tapi yang ia lakukan hanya diam –tanpa senyum, tanpa lirikan.

Seungrin masih memandang Kris, agaknya pandangannya sudah terkuci pada sosok jakung itu hingga ia sendiri tak sadar kalau Kris mengarahkan kedua tangannya untuk memeluk pria itu dipinggang.

Tinggi Seungrin hanya 165cm, sangat berbanding jauh dengan tubuh Kris yang menjulang tinggi. Kris tak tega melihat gadis itu berjinjit hanya untuk memeluknya.
Begitu mendapati kesadarannya kembali, Seungrin terbengong-bengong sendiri dengan apa yang terjadi. Dia tidak sadar kapan tepatnya kedua tangannya beralih ke pinggang Kris. Ia lantas mengangkat kepalanya, memadang Kris dengan kening berkerut untuk kesekian kalinya.

“aku juga merindukanmu, maaf” kata Kris seiring gerak tubuhnya yang membalas pelukan gadis itu. Kris mengatakannya dengan ekspressi datar seperti biasa namun berhasil membuat jantung Seungrin meloncat kegirangan.

Begitu Kris mendekap tubuh mungilnya erat, ia bisa merasakan kalau jantung pria itu tidak kalah gaduh dengan jantung miliknya. degup jantung mereka sama-sama menggila.

Wajah Seungrin memerah saat itu juga lantaran Kris mengecup bibirnya singkat. hanya sesaat memang, tapi hangat dan lembutnya bibir pria itu begitu terasa dipermukaan bibirnya hingga saat ini,

“kau pemilik hatiku” gumam Kris pelan dan lembut tepat di telinga Seungrin, bersamaan dengan berakhirnya kalimat itu, ia semakin erat mendekap tubuh mungil Seungrin. seolah takut kalau sedikit saja ruang tersisa diantara mereka, maka ia akan kehilangan gadis itu.

 

 

 

 

 

p/s: kenapa aku kasih judul ‘Home’ karena akhirnya Kris pulang setelah aksi melarikan diri dia. Aku bener-bener ngarep Kris gabung lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s