[EXO Series] Dream

Cast: Park Chanyeol, Jung Hee Won
Length: ficlet.
Author: Dvirginanda.

 

 

“Chanyeol, kau lihat bintang itu ?”

“hm”

Chanyeol mengangguk pasti. Sementara meeka berdua memandang langit yang kala itu terlihat indah, Hee Won memberanikan dirinya untuk bersandar dibahu pria itu. seperti malam-malam sebelumnya, mereka berdua akan menghabisi malam bersama sambil memandang bintang sebelum akhirnya pulang kerumah masing-masing dan tidur.

Normalnya kebiasaan mereka memang begitu –tepatnya kebiasaan Chanyeol sendiri.
Tidak seperti Chanyeol yang langsung meringsek ke tempat tidurnya, sepulang dari sana Hee Won pasti tersenyum-senyum sendiri dikamarnya. Merangkai kembali kejadian demi kejadian yang ia lewati bersama Chanyeol malam itu –meski terkadang yang mereka lakukan hanya berdiam diri sambil memandang langit. Hal spele semacam itu justru sangat berharga bagi Hee Won, baginya Park Chanyeol adalah kunci dari kebahagiannya.

“Hee Won-ah, aku ingin pulang”

Kurang dari lima menit Hee Won menyandarkan kepalanya di bahu pria itu, kini ia harus menarik kepalanya menjauh dari bahu itu.

Hee Won melirik Chanyeol yang kini sudah berdiri disampingnya sambil mengibas-ngibas celananya kalau-kalau ada kotoran yang menepel. Dari bawah sini Chanyeol terlihat begitu tinggi, ya… kenyataannya pria itu memang sangat jakung. Meskipun sudah berdiri, Hee Won tetap saja harus mendongak ketka behadapan dengan Chanyeol.

“kau mau disini ? atau ku antar pulang ?”

Chanyeol menjulurkan tangannya pada Hee Won untuk membantu gadis itu berdiri –kebiasaan yang selalu dilakukannya ketika ia hendak pulang. Pertanyaan ini sebenarnya hanya basa-basi semata, karena tanpa perlu ditawari pun Hee Won pasti akan langsung beranjak dan ikut pulang bersama pria itu. Hee Won mana mau ditinggal sendirian dan Chanyeol sangat paham dengan tabiat gadis itu yang satu ini.

Seperti dugaannya, Hee Won menyambut uluran tangannya dan sejurus itu langsung berdiri. Gadis itu melakukan hal yang sama seperti yang dilakukannya tadi, mengibas-ngibas celananya kalau-kalau ada kotoran yang menempel.

“apa kau punya mimpi ?” tanya Hee Won ketika merajut langkahnya bersama Chanyeol. Pria itu meliriknya kilas kemudian mengalihkan pandangannya ke atas, mengambil jeda untuk sekedar berpikir. “ya, tentu saja” jawabnya kilas.

Hee Won memberengut, nampak tak puas dengan jawaban yang diberi Chanyeol. Maka dari itu, ia kembali bertanya “oh, apa itu ?”

“penyanyi. Aku ingin menjadi penyanyi. Mungkin suatu saat Lee Sooman akan mendebutkanku” jawab Chanyeol cepat dan kalem. Ia sontak mengaduh kesakitan setelah Hee Won memukul ringan lengannya. “hya! Aku serius” sungut Hee Won kesal sementara Chanyeol sudah tertawa keras. Chanyeol memang seperti itu, ada saat dimana pria itu terlihat tidak peduli, juga ada saat dimana pria itu terlihat sangat usil –seperti sekarang.

Pagar rumah Hee Won hanya sekitar lima langkah lagi dari tempat mereka sekarang, ketika keduanya sudah sampai di depan rumah gadis itu, Chanyeol lantas melambaikan tangannya –sebuah gerakan sarat akan perpisahan juga ucapan selamat malam.

“Chanyeol” panggil Hee Won yang membuat langkah mudur pria itu terhenti.

“ya ?”

“jika ada seseorang yang kau impikan, ku harap itu aku”

 

 

Fin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s