[EXO SERIES] You

Written by Dee’s

 

“milikmu, terima kasih!”

Jongin menangkap buku Sains miliknya dengan sigap, memeluknya di dada lalu mengalihkan atensinya pada Hye Joo –pelempar buku itu. ada nada tidak bersahabat yang Jongin tangkap dari kalimat itu, namun belum sempat ia membuka celah bibirnya, Hye Joo keburu pergi –berjalan ke kursi paling sudut di belakang sana dan menenggelamkan dirinya pada lantunan lagu yang tersambung dari ipod.

Dua hari yang lalu, ketika Hye Joo meminjam buku sains miliknya dan menemukan beberapa notes dengan kalimat-kalimat manis terselip di dalam sana. Hye Joo jelas saja menuntut penjelasan dari Jongin, namun di hari pertama nada bicara gadis itu masih ringan seperti biasa bahkan terkesan seolah mengolok-oloknya.

“kau sedang jatuh cinta, iya kan ?”

“tidak”

“mengaku saja”

“apa yang harus dikaui ? aku tidak berbuat apa-apa”

Besoknya, nada bicara Hye Joo mulai serius bahkan tak jarang disetiap pertanyaannya terselip nada mengancam.

“jadi siapa gadis itu ?” sambil mendudukkan dirinya di seberang Jongin, Hye Joo menyatukan jari-jarinya yang kala itu tengah menggenggam soft drink-nya. Tubuhnya sedikit mencondong ke sisi depan, menunjukkan rasa antusias yang begitu besar terhadap cerita Jongin.

“apa yang kau bicarakan ?” sambil menaikkan sebelah alisnya, Jongin membuka kaleng cola yang baru saja di beri Hye Joo. Nada bicaranya terdengar begitu tenang, tidak ada tanda-tanda kalau ia tertarik membicarakan hal ini lebih lanjut.

“gadis itu. iya, gadis itu. memangnya siapa lagi ?” ucap Hye Joo sakratis tatkala kedua matanya berputar jengah. Jongin bodoh atau apasih ?

“Kau kehabisan stok pertanyaan, ya ?” mengabaikan kaleng cola yang nyaris menyentuh bibirnya, Jongin menatap Hye Joo dengan pandangan mencemooh. Membuat Hye Joo mendengus kesal.

“Jongin, please. Aku ini sahabatmu apa salahnya menceritakan tentang gadis itu ?” tanya Hye Joo untuk kesekian kalinya –entah untuk keberapa kalinya dihari ini, Jongin benar dia sudah kehabisan stok pertanyaan lantaran kelewat penasaran.

“tentu saja salah” Jongin menyahut ringan, suaranya terdengar santai tanpa beban. Tangannya yang sempat menggantung di udara kini tergerak ke bibirnya, berniat mengambil beberapa tegukan pertamanya. “salah besar” dia melanjutkan.

“Oh yasudah” karena Hye Joo yang kepalang mual dengan pertanyaan dirinya sendiri, kini mendorong kursi yang didudukinya kebelakang dan meninggalkan Jongin yang masih betah bersantai dengan sekaleng cola-nya.

Fokus pandang Jongin tidak beralih sesenti pun dari Hye Joo sejak gadis itu mengembalikan buku sains-nya dengan –cukup- kasar. Jongin menyadari dirinya menjadi pusat perhatian karena terus menoleh kebelakang, tepat ke arah dimana Hye Joo menyembunyikan diri. Tapi seperti yang dilakukan Hye Joo, Jongin pun tidak peduli dengan setiap pasang mata yang memperhatikan mereka berdua.

“kau, oke ?”

Barusan itu Sehun yang mengejutkannya dengan tepukan ringan di lengan, sesaat berikutnya seolah mengerti dengan keadaan yang dialami Jongin, Sehun terkekeh kecil.

“kalau Tuhan tidak menciptakan Sera, mungkin Hye Joo tidak akan menganggur seperti itu”

Jongin tentu tau kemana arah pembicaraan Sehun, dan yah.. dia juga memiliki pemikiran yang sama.

“aku tidak tau gadis sejenis Hye Joo menyukai apa, tapi Sera menyukai segala hal yang kuberikan padanya” Sehun menepuk pundak Jongin sekali lagi, sengaja memberi semangat untuk sahabatnya.

“ya dan terima kasih. Aku tau apa yang harus ku lakukan” sahut Jongin sakratis, dia merasa kalau dirinya baru saja digurui oleh Sehun. Ini membuatnya merasa seperti orang bodoh terlebih ketika kekehan Sehun kembali menguar di udara.

Jongin menyambar buku Sains-nya yang sempat terkapar di atas meja lalu menuliskan beberapa kata di dalam sana. Mungkin ini coretan terakhirnya –mungkin juga tidak.

Hye Joo sama sekali tak menoleh pun ketika Jongin memanggil namanya. Jongin bisa maklum kalau soal itu, tapi yang membuatnya kembali memutar otak adalah saat Hye Joo sama sekali tak menghiraukannya meski gadis itu sudah jelas-jelas melihat Jongin duduk di hadapannya.

“lepaslah dulu earphone-mu itu” saran Jongin sambil menunjuk telinga Hye Joo, memberi isyarat kalau-kalau Hye Joo tidak menangkap ucapannya.

“ya, oke. Lalu ?” tanya Hye Joo sakratis, satu earphone-nya menggantung dibawah sementara yang satunya lagi masih tersumbat ditelinganya. Biarlah, dengan cara begitu Jongin akan tau kalau dia benar-benar marah kali ini.

“kau pembaca setia notes-ku di buku ini kan ? buka saja halaman yang kutandai” ucap Jongin sembari menyodorkan buku sains itu pada Hye Joo.

Kening Hye Joo berkerut, membuat kedua alisnya nyaris bertemu. Awalnya dia tidak tertarik dengan notes baru Jongin –atau juga notes lama yang tidak terdektesi oleh matanya- tapi entah kenapa, ada suatu kekuatan dalam dirinya yang memberinya sugesti akalu dia tidak membuka buku itu maka ia akan menyesal.

Jadi Hye Joo mengikuti apa yang di katakan Jongin.

Halaman yang sudah ku tandai.

Sambil membuka beberapa halaman pertama, Hye Joo mengingat dengan baik petunjuk dari Jongin. Setidaknya dengan begitu dapat mempermudah dirinya.

Di lembar seperempat dari belakang, ada satu halaman yang terlipat. Pasti ini, batin Hye Joo.

Dan benar saja, ada sebaris kalimat yang terletak di pojok bawah. Ditulis dengan tulisan tangan Jongin yang terlihat sedikit rapi dari biasanya. Kau taulah bagaimana tulisan pria, ‘kan ?

 

“kau ingin tau siapa gadis yang aku sukai saat ini ? dia adalah kata pertama dari kalimat ini”

 

Hye Joo tanpa sadar menutup mulutnya dengan satu tangan, kembali mencermati kalimat itu dengan baik. Dia tidak salah baca, ‘kan ? tidak juga bereskpektasi, ‘kan ?

Belum sempat Hye Joo mengalihkan atensinya dari buku, telunjuk Jongin sudah terjulur ke buku itu –menunjuk tiga angka di pojok bawah yang berperan sebagai nomor halaman.

143

 

 

Fin.

 

 

 

a/n: huwaaa~ akhirnya aku bisa remake fict ini, jadi sedikit lebih rapi dari You yang kemaren /loncat-loncat/

dan yayaya L+C ^^

XOXO

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s